Popular Posts

Teror Pembunuhan Berantai Setiap Tanggal 30 Siap Menghantui Bioskop Mulai 1 Oktober 2026

Jakarta, Detik65.com – Menjelang penayangannya di seluruh bioskop Indonesia pada 1 Oktober 2026, rumah produksi Adhya Pictures dan Dapur Film resmi menggelar Press Screening, Press Conference, dan Gala Premiere film terbaru karya sutradara Hanung Bramantyo, “Lobang Buaya : 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah” di Epicentrum XXI, Jakarta.
Acara ini dihadiri langsung oleh sutradara Hanung Bramantyo, Head of Operation Adhya Pictures Debora Siahaan, serta jajaran cast utama : Baskara Mahendra (Letnan Soegeng), Carissa Perusset, Anya Zen (Ningsih), dan aktor senior Mathias Muchus (Sukarya).
Bukan Horor Biasa, Sebuah Fiksi Sejarah Yang Mencekam
Film ini mengambil latar sensitif, Indonesia tahun 1964, tepat 309 hari sebelum tragedi berdarah 30 September 1965. Desa Lobang Buaya diteror pembunuhan berantai yang menyasar tujuh tokoh desa yang dianggap sebagai “tujuh setan desa” – istilah propaganda tahun 1963. Setiap korban ditemukan tewas mengenaskan setiap tanggal 30 dengan punggung berlubang dan sayatan kata-kata seperti “Tamak”, “Lamis”, “Maruk”.
Letnan Soegeng (Baskara Mahendra), seorang perwira muda, ditugaskan untuk membongkar dalang di balik teror tersebut di tengah rumor sosok “Hantu Bolong” yang menghantui warga.
“Saya memahami jika ada yang merasa pendekatan horor tidak tepat. Itu pandangan yang sah. Tapi saya berharap pilihan genre tidak otomatis dianggap tidak punya empati. Saya membuat film ini bukan untuk menertawakan tragedi, tapi bercerita tentang bagaimana dendam dan kekuasaan meninggalkan teror yang lebih panjang dari hidup manusia,” tegas Hanung Bramantyo di Gala Premiere.
Hanung menambahkan, film ini adalah fiksi, namun latar belakangnya nyata. Proyek ini dikembangkan sejak pandemi dan ditulis pada 2024 dengan riset mendalam.
Plot Twist Yang Bahkan Mengecoh Pemainnya
Kekuatan film ini ada pada konsep multi-twist whodunnit ala sinema Korea Selatan. Trailer yang dirilis 28 Agustus lalu di Senayan City sengaja dirancang sebagai jebakan psikologis.
Baskara Mahendra mengaku terkecoh:
“Memerankan Soegeng itu unik banget. Latar 1960-an tidak familiar buat saya. Bahkan saya yang main filmnya tidak bisa nebak siapa dalangnya. Penonton akan ikut investigasi dari nol.” ungkapnya
Sementara Anya Zen mengaku totalitas mendalami peran Ningsih, seorang penari ronggeng :
“Aku latihan menari 3-4 jam selama 10 hari, plus konsultasi psikolog karena beban emosional karakter Ningsih sangat berat. Dibangun dari tiga sisi: karakter, fisik, dan mental” kata Anya
Dari Rotterdam Menuju Bioskop Indonesia
Sebelum tayang nasional, LOBANG BUAYA telah menorehkan prestasi internasional:
– World Premiere di International Film Festival Rotterdam (IFFR) ke-55 – Seksi Harbour, 3 Februari 2026
– Nominasi B-Extreme di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN), Korea Selatan, Juli 2026
– Hak penjualan global diakuisisi oleh EST N8 di American Film Market (AFM) 2024
Film dijadwalkan tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.
Film LOBANG BUAYA: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah
 disutradarai oleh Hanung Bramantyo bersama rumah produksi Adhya Pictures & Dapur Film serta dimainkan dengan baik oleh Baskara Mahendra, Carissa Perusset, Anya Zen, Mathias Muchus. Film bergenre Horor, Misteri, Thriller Sejarah ini rencananya akan tayang mulai 1 Oktober 2026. (D.A/Ymn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *