1
1
DETIK65.COM, Jakarta – Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat terus memperkuat kualitas pelayanan di bidang pertanahan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).
Prosesi yang berlangsung di Aula Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat pada Rabu (25/6/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Barat, Shinta Purwitasari.
Pelantikan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antara Kantor Pertanahan dengan para PPAT sebagai mitra strategis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran PPAT yang berintegritas dinilai memiliki peran besar dalam mewujudkan administrasi pertanahan yang tertib, transparan, dan memiliki kepastian hukum.
Dalam arahannya, Shinta Purwitasari menegaskan bahwa setiap PPAT dituntut menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi profesionalisme. Ia mengingatkan agar seluruh PPAT bekerja secara cermat, mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.
Selain itu, para PPAT juga didorong untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi melalui penerapan layanan pertanahan berbasis elektronik yang saat ini terus dikembangkan oleh Kementerian ATR/BPN. Menurutnya, transformasi digital menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan akuntabel.
Melalui sinergi yang semakin erat antara Kantor Pertanahan dan PPAT, berbagai program strategis nasional di bidang pertanahan diharapkan dapat berjalan lebih optimal. Upaya tersebut sekaligus menjadi langkah nyata dalam menekan potensi sengketa pertanahan serta memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat bagi masyarakat.
Acara pelantikan berlangsung dengan penuh khidmat dan ditutup dengan penandatanganan berita acara sumpah jabatan serta pemberian ucapan selamat kepada para PPAT yang baru dilantik. Dengan bertambahnya jumlah PPAT di wilayah Jakarta Barat, kualitas layanan pertanahan diharapkan semakin prima dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara profesional.***