1
1
DETIK65.COM, JAKARTA, KAMIS (5/11) – Ketua Yayasan Universitas Muara Bungo, Andriansyah Achmad, mengajak masyarakat dan generasi muda di Provinsi Jambi untuk mengubah pola pikir dalam menentukan masa depan pekerjaan.
Menurutnya, orientasi pendidikan yang hanya diarahkan agar anak menjadi pegawai negeri sipil (PNS) perlu diperluas. Generasi muda harus diberikan kesempatan untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berwirausaha, dan menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.
Andriansyah menilai masih banyak orang tua yang mengarahkan anaknya memilih jurusan pendidikan tertentu dengan harapan dapat menjadi guru atau bekerja di sektor pemerintahan.
Padahal, perkembangan kebutuhan tenaga kerja harus menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan pendidikan.
“Banyak yang masih berpikiran bahwa anak saya harus jadi PNS sehingga dikuliahkan di PGSD, urusannya menjadi guru. Padahal sekolah tidak bertambah, jumlah murid juga sedikit. Lalu, apa yang mau dikejar? Artinya, ide dan kreativitasnya harus ke mana?” ujarnya.
Ia menilai generasi muda perlu memiliki keberanian untuk membangun identitas dan kemampuan diri atau personal branding.
Menurutnya, lulusan perguruan tinggi tidak boleh hanya bergantung pada lowongan pekerjaan formal. Mereka harus mampu membaca peluang di lingkungan sekitar dan mengembangkan potensi yang dimiliki.
Andriansyah berharap lembaga pendidikan dapat membentuk pola pikir mahasiswa agar lebih mandiri, kreatif, dan berani mengambil peluang di berbagai sektor.
Dengan demikian, pendidikan tidak hanya menghasilkan pencari kerja, tetapi juga melahirkan generasi yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan menggerakkan perekonomian daerah.