JAKARTA, DETIK65.COM – Cahaya Pictures bersama Studio Antelope resmi mengumumkan film drama komedi terbaru mereka, BAPAK PALING JUJUR, akan tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026.
Film berdurasi 103 menit karya sutradara Fajar Nugros dan penulis Rino Sarjono ini mengangkat ironi besar dalam dunia politik: ketika kejujuran justru menjadi musibah.
Adalah Jonas Prakoso, tokoh sentral yang diperankan Andovi da Lopez. Di mata publik, Jonas adalah calon gubernur ideal. Retorikanya rapi, citranya bersih, setiap kata-katanya terukur demi suara. Namun di balik itu, ia hidup dalam lapisan pencitraan yang tebal.
Titik balik terjadi saat sang nenek memberikan kutukan tak biasa. Jonas mendadak tidak mampu lagi mengucapkan kebohongan. Bukan hanya tidak bisa bohong, ia juga kehilangan kemampuan menyaring ucapan. Isi kepala dan isi hati meluncur begitu saja ke mulut, tanpa edit.
Apa yang terjadi kemudian adalah rentetan bencana yang kocak sekaligus menyakitkan. Rapat tim sukses menjadi ajang blak-blakan, janji kampanye yang manis berubah jadi pengakuan jujur yang pahit, dan hubungan dengan istri serta keluarga besarnya diuji habis-habisan.
Lewat premis absurd tersebut, BAPAK PALING JUJUR ingin mengajak penonton berkaca. Selama ini kita menuntut pemimpin untuk jujur, tapi apakah kita sendiri siap menerima kejujuran tanpa filter?
Menurut Produser Aoura Lovenson Chandra, ide ini berangkat dari fenomena kepemimpinan yang dibangun di atas kebohongan.
“Kita sering melihat kesuksesan yang fondasinya adalah kebohongan. Film ini bertanya, apa jadinya jika fondasi itu diambil paksa? Bagi seorang wakil rakyat, jujur itu bukan pilihan tambahan, itu adalah kewajiban. Kami bungkus pesan berat itu dengan komedi supaya bisa dinikmati semua orang,” kata Aoura.
Senada dengan itu, sutradara Fajar Nugros menyebut perjalanan Jonas sebagai metafora istana pasir.
“Dari jauh terlihat kokoh dan indah, tapi sekali ombak datang, hancur. Itulah yang terjadi pada Jonas. Ketika ia tidak bisa lagi menyembunyikan yang sebenarnya, ia baru belajar apa arti kepercayaan dan tanggung jawab atas kata-kata,” ungkap Fajar.
Menariknya, BAPAK PALING JUJUR merupakan adaptasi lokal dari ide film internasional yang telah terbukti sukses. Versi aslinya, O Candidato Honesto dari Brasil tahun 2014 dan Honest Candidate dari Korea Selatan tahun 2020, berhasil menarik jutaan penonton. Untuk versi Indonesia, tim produksi merombak total konteks budaya, jokes politik, hingga dinamika keluarga agar terasa sangat lokal dan relevan dengan situasi Pilkada di Indonesia.
Film ini menegaskan posisinya bukan sebagai film politik yang berat. Latar kampanye gubernur hanya menjadi panggung untuk membahas hal yang lebih universal: bagaimana setiap orang dalam hidupnya selalu memakai topeng dan filter.
Untuk menghidupkan kekacauan tersebut, Cahaya Pictures mengumpulkan ensemble cast lintas generasi. Andovi da Lopez didukung oleh Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, David Nurbianto, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki M. Firman, Jeremy Teti, selebgram Elwina dari CeritaIbun, dan Mieke Shahir.
Kehadiran nama-nama komika dan aktor komedi menjamin intensitas tawa yang tinggi, namun tetap dibalut dengan momen haru tentang keluarga dan integritas.
Sebagai rumah produksi yang baru berdiri, Cahaya Pictures menunjukkan konsistensi. Setelah drama religi 1 Imam 2 Makmum dan komedi horor Pesugihan Sate Gagak, BAPAK PALING JUJUR menjadi film ketiga yang kembali mengusung misi mereka: menghadirkan cerita yang dekat dengan keseharian penonton Indonesia, menghibur sekaligus relevan.
Bagi penonton yang tidak sabar menyaksikan Jonas Prakoso hancur karena kejujurannya sendiri, tiket sudah dapat dipesan mulai hari ini melalui TIX ID, MTix, CGV Cinemas, dan Cinepolis.
Jangan lewatkan BAPAK PALING JUJUR di bioskop mulai 15 Oktober 2026. (Red/Ymn)