Popular Posts

Jimmy Fajar Tekankan Pentingnya Peran Masyarakat dalam Menegakkan Nilai-Nilai HAM

Jimmy Fajar, saat menjadi pemateri pada kegiatan Penguatan Kapasitas HAM Bagi Masyarakat dengan tema “Peran Aktif Masyarakat dalam Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan Hak Asasi Manusia (P5HAM)”

DETIK65.COM , Jakarta – Penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM) harus dimulai dari lingkungan terdekat dan diwujudkan melalui tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Ketua Pusat Pendampingan dan Pemberdayaan Masyarakat Jakarta (P3MJ), Jimmy Fajar, saat menjadi pemateri pada kegiatan Penguatan Kapasitas HAM Bagi Masyarakat bertema “Peran Aktif Masyarakat dalam Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan, dan Pemajuan Hak Asasi Manusia (P5HAM)” yang berlangsung di Puri Mega Hotel, Jakarta Pusat, Senin (6/7/2026).

Dalam pemaparannya, Jimmy Fajar mengajak peserta untuk memahami bahwa pelanggaran HAM tidak selalu terjadi dalam kasus-kasus besar, tetapi juga dapat muncul dari perilaku sehari-hari yang sering dianggap sepele.

Salah satu contoh yang disampaikan adalah maraknya kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Menurutnya, peran orang tua sangat penting dalam memberikan pelatihan kepada anak agar mampu menghormati hak teman-temannya serta tidak menyelesaikan masalah dengan emosi.

“Ketika terjadi bullying, orang tua perlu memberikan edukasi dan pembinaan kepada anak. Sampai persoalan semakin besar karena semua pihak mengedepankan emosi. Anak harus mengajarkan hak orang lain sejak dini,” ujarnya.

Jimmy juga mengingatkan pentingnya menjaga kenyamanan bersama di lingkungan tempat tinggal. Ia mencontohkan kebiasaan memutar musik dengan volume keras hingga larut malam yang dapat mengganggu waktu istirahat warga sekitar.

Selain itu, ia mengajak para pelaku usaha untuk tetap memperhatikan hak masyarakat dalam menggunakan fasilitas umum, seperti tidak berjualan hingga menutup akses pejalan kaki.

Dalam kesempatan tersebut, Jimmy turut menyoroti fenomena penggunaan media sosial yang kerap menampilkan komentar negatif, merusak, hingga ujaran yang dapat melukai perasaan orang lain. Menurutnya, kebebasan berekspresi harus dibarengi dengan tanggung jawab untuk menghormati hak sesama pengguna media sosial.

Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial dengan menghadirkan opini yang membangun dan menyebarkan hal-hal positif.

“Gunakan media sosial untuk menyampaikan kebaikan. Jangan sampai jari kita justru menjadi alat untuk menyampaikan hak orang lain melalui komentar yang menyatakan atau menegaskan,” tegasnya.

Melalui kegiatan Penguatan Kapasitas HAM ini, Jimmy Fajar berharap masyarakat semakin memahami bahwa penghormatan, perlindungan, pemeliharaan, penegakan, dan pemajuan HAM merupakan tanggung jawab bersama.

Menurutnya, budaya saling menghormati harus dimulai dari keluarga, lingkungan sekitar, hingga ruang digital agar tercipta kehidupan masyarakat yang harmonis dan saling menghargai.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *