Popular Posts

Semangat Berbagi dan Kebersamaan Warnai Perayaan Iduladha 1447 H di Rutan Kelas I Jakarta Pusat

Foto: Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Rutan Kelas I Jakarta Pusat 

DETIK65.COM, Jakarta – Rutan Kelas I Jakarta Pusat menggelar perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dengan suasana penuh kekhusyukan dan semangat kebersamaan pada Rabu (27/5/2026).

Kegiatan yang melibatkan petugas dan warga binaan pemasyarakatan tersebut berlangsung lancar, aman, serta sarat nilai keagamaan dan sosial.

Peringatan Iduladha diawali dengan pelaksanaan Sholat Id yang diikuti sekitar 500 jemaah. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, Ustad Muhamad Subhan, M.Hum menyampaikan pesan tentang pentingnya keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepatuhan kepada Allah SWT.

Suasana ibadah berlangsung tertib dan khidmat. Seluruh jemaah tampak mengikuti rangkaian salat dan khutbah dengan penuh kekhusyukan sebagai bagian dari refleksi spiritual di momentum Hari Raya Kurban.

Setelah pelaksanaan salat Id, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan oleh Juru Sembelih Halal (Juleha) sesuai syariat Islam dan standar kesehatan. Pada Iduladha tahun ini, Rutan Kelas I Jakarta Pusat menyembelih 15 ekor sapi dan 18 ekor kambing.

Pelaksanaan kurban dilakukan secara bersama-sama oleh petugas dan panitia sebagai bentuk gotong royong dan kebersamaan. Daging kurban kemudian diolah menjadi hidangan siap saji untuk dibagikan kepada seluruh warga binaan pemasyarakatan.

Kepala Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo mengatakan bahwa perayaan Iduladha menjadi salah satu sarana pembinaan rohani yang rutin dilaksanakan guna membangun karakter positif warga binaan.

“Iduladha mengajarkan nilai pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan. Melalui kegiatan ini diharapkan warga binaan dapat mengambil hikmah serta meningkatkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Melalui perayaan Iduladha 1447 H ini, Rutan Kelas I Jakarta Pusat tidak hanya menghadirkan suasana religius, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas di lingkungan rutan.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *