1
1
1
2
3
DETIK65.COM, Karawang – Langit mendung yang menaungi kawasan San Diego Hills Memorial Park, Karawang, Jawa Barat, seolah turut menjadi saksi duka atas berpulangnya Irjen Pol. (Purn.) Drs. Paiman. Purnawirawan perwira tinggi Polri tersebut dimakamkan pada Jumat (19/6/2026) dengan penuh penghormatan dan suasana khidmat yang dipenuhi doa dari keluarga, sahabat, serta para kolega yang hadir mengantarkan kepergian beliau untuk terakhir kalinya.
Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar yang ditinggalkan, tetapi juga bagi keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen IMIPAS). Sejumlah purnawirawan Polri, rekan seangkatan, pejabat aktif, serta kerabat dekat tampak hadir memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas dan pengabdiannya.
Irjen Pol. (Purn.) Drs. Paiman wafat pada Kamis, 18 Juni 2026, dalam usia 76 tahun. Almarhum lahir pada 26 Oktober 1949 dan menghabiskan sebagian besar perjalanan hidupnya untuk mengabdi kepada bangsa melalui institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Bagi banyak orang yang mengenalnya, almarhum bukan hanya seorang jenderal polisi. Ia adalah figur pemimpin yang menjunjung tinggi integritas, kedisiplinan, dan loyalitas terhadap negara. Dalam berbagai penugasan yang pernah diembannya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang tegas dalam prinsip, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas.
Jejak pengabdian Irjen Pol. (Purn.) Drs. Paiman di institusi Polri meninggalkan kesan mendalam bagi rekan-rekan seperjuangannya. Pengalaman panjang yang ditempuh selama bertugas mengantarkan beliau hingga menduduki jabatan strategis di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Berbagai kalangan mengenang almarhum sebagai sosok yang konsisten menjaga kehormatan institusi dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan maupun langkah yang diambil.
Dalam prosesi pemakaman, sejumlah sahabat dan rekan seangkatan terlihat larut dalam suasana haru. Mereka mengenang perjalanan panjang yang pernah dilalui bersama, mulai dari masa pendidikan hingga masa-masa pengabdian di berbagai daerah. Bagi mereka, almarhum adalah bagian dari generasi Bhayangkara yang membangun fondasi profesionalisme kepolisian melalui kerja keras, keteladanan, dan pengorbanan.
Kehadiran keluarga besar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menjadi perhatian tersendiri. Hal itu tidak terlepas dari hubungan keluarga almarhum dengan Irjen Pol. Yuldi Yusman, putra beliau yang kini mengemban amanah sebagai salah satu pejabat tinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Banyak pihak menilai keberhasilan dan perjalanan karier Irjen Pol. Yuldi Yusman tidak terlepas dari nilai-nilai kehidupan yang diwariskan oleh sang ayah. Keteguhan prinsip, kedisiplinan, serta semangat pengabdian yang selama ini ditanamkan almarhum menjadi warisan moral yang terus hidup dalam keluarga.
Di mata keluarga, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Paiman merupakan sosok yang sederhana dan penuh perhatian. Meski pernah menduduki posisi penting di institusi negara, beliau tetap dikenal rendah hati dan dekat dengan lingkungan sekitarnya. Sikap tersebut menjadikan almarhum dihormati bukan hanya karena pangkat dan jabatannya, tetapi juga karena kepribadiannya yang hangat dan bersahaja.
Sepanjang prosesi pemakaman berlangsung, doa-doa terus dipanjatkan oleh para pelayat. Isak tangis keluarga pecah ketika jenazah mulai diturunkan ke liang lahat. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan seorang putra bangsa yang telah mendedikasikan hidupnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Namun, bagi mereka yang mengenalnya, kepergian almarhum bukanlah akhir dari segalanya. Nilai-nilai pengabdian yang diwariskan akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus, baik di lingkungan keluarga maupun institusi yang pernah dibesarkannya.
Kepergian Irjen Pol. (Purn.) Drs. Paiman menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian yang dijalani dengan ketulusan akan meninggalkan jejak yang tak lekang oleh waktu. Sosoknya mungkin telah berpulang, tetapi semangat, keteladanan, dan dedikasinya akan terus dikenang oleh keluarga besar Polri, sahabat, serta masyarakat yang pernah merasakan manfaat dari pengabdiannya.
Di tengah suasana duka yang menyelimuti, keluarga besar almarhum mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir, memberikan doa, dan menyampaikan belasungkawa. Mereka berharap segala amal ibadah, pengabdian, serta kebaikan almarhum selama hidup menjadi jalan menuju tempat terbaik di sisi Allah SWT.***