Popular Posts

Pramono Anung Apresiasi Penggerak Lingkungan, Pengelolaan Sampah Jakarta Harus Berbasis Kolaborasi

DETIK65.COM , Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan apresiasi kepada para penggerak lingkungan berbasis komunitas yang terus berkontribusi dalam menangani persoalan sampah di Jakarta.

Apresiasi tersebut disampaikan Pramono saat memberikan Perayaan dalam Forum Local Hero Indonesia bertajuk “From Campaign to Collaboration: Memperkuat Kemitraan Multi-Stakeholder untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan” di Balai Kota Jakarta, Senin (31/8/2026).

Pramono menilai keberadaan komunitas dan para pegiat lingkungan memiliki peran penting karena mereka berada dekat dengan masyarakat dan dapat mendorong perubahan perilaku pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.

Menurutnya, permasalahan sampah Jakarta tidak hanya dapat diselesaikan melalui kebijakan pemerintah. Perubahan membutuhkan partisipasi masyarakat dan dukungan berbagai pihak.

Ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kegiatan pengelolaan sampah bukan sekadar kampanye, tetapi menjadi gerakan yang menghasilkan perubahan nyata.

Pramono mengatakan Jakarta setiap hari menghasilkan sampah dalam jumlah besar. Kondisi tersebut membutuhkan sistem pengelolaan yang mampu mengurangi sampah sejak dari sumber sekaligus meningkatkan kemampuan pengolahan.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pengelolaan sampah organik. Menurut Pramono, pengurangan sampah organik dari rumah tangga maupun kawasan dapat memberikan dampak signifikan terhadap volume sampah yang harus diangkut menuju fasilitas pengolahan akhir.

Selain itu, keberadaan bank sampah juga perlu terus diperkuat sebagai bagian dari ekosistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Pramono menilai berbagai program yang sudah berjalan harus dievaluasi dan dikembangkan agar memberikan dampak yang lebih besar.

“Bagaimana ini bisa berjalan dengan baik akan menjadi permasalahan bagi Jakarta,” ujar Pramono.

Ia menekankan bahwa pemerintah memerlukan masukan dari masyarakat, komunitas, dan para pelaku lingkungan untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah.

Menurutnya, ruang dialog dan kerja sama harus terus dibuka sehingga pemerintah dapat menerima kritik, saran maupun gagasan baru dari berbagai pihak.

“Ini menjadi ruang-ruang kita bekerja sama dengan siapa pun,” katanya.

Pramono juga menekankan pentingnya transparansi apabila pemerintah bekerja sama dengan pihak lain dalam penyelenggaraan pengelolaan sampah.

Kerja sama dengan operator maupun kontraktor, menurutnya, harus dilakukan secara terbuka sehingga dapat menghasilkan sistem yang efektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Yang kedua, kami lakukan secara transparan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono kembali mengapresiasi para penggerak lingkungan berbasis komunitas yang telah menjadi bagian dari upaya menjaga Jakarta.

Ia berharap kekuatan komunitas dapat terus dipadukan dengan kebijakan pemerintah dan dukungan dunia sehingga pengelolaan sampah Jakarta dapat dilakukan secara lebih terintegrasi.

Menurut Pramono, kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat merupakan salah satu kunci untuk menghadirkan Jakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *