Popular Posts

Tuntut Hak, Warga Desa Muba Minta Dukungan Wapres Tuntaskan Sengketa dengan  PT PWS

Jakarta, Detik65.com – Sengketa agraria masih sering terjadi diberbagai wilayah, mulai dari pelosok desa hingga kawasan perkotaan sebagaimana yang saat ini dialami oleh Warga desa Muara Merang dan warga desa Mangsang Kabupaten Musi Banyuasin.
Warga masyarakat yang tergabung dalam Forum warga Desa Muara Merang, didampingi oleh ketua forum bersama beberapa warga, beserta kuasa hukumnya Rudy Imanuel Saragih, S.H., M.H., M.Kn., pada Selasa (09/06/2026), mendatangi kantor sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia, untuk menyampaikan aspirasi, dokumen serta permohonan dukungan penyelesaian permasalahan antara warga kedua desa tersebut dengan PT PWS yang saat ini telah sampai pada tahap pelaporan kepada pihak Kepolisian.
Kepada awak media, kuasa hukum menjelaskan bahwa warga menolak pemberian kompensasi dalam bentuk-bentuk pemberdayaan ekonomi dan menghendaki agar kompensasi plasma 20% diberikan langsung sesuai peraturan yang berlaku diberikan hanya kepada warga dua desa
Diketahui bahwa warga yang tergabung dalam Forum Warga Merang dan Mangsang telah membuat laporan Kepolisian dengan Nomor : /B/55/1/2026/SPKT/POLDA SUMATERA SELATAN. Karena warga meyakini adanya oknum pejabat daerah setempat yang melakukan tindakan pidana pemalsuan data atau memberikan data yang tidak valid mengenai penerima Dana Usaha Ekonomi Produksi, bahkan diduga kuat telah memberikan Keterangan palsu kedalam Surat, yang mengatakan bahwa Desa Kepayang pemekaran dari Desa Muara Merang, sehingga menyebabkan diberikannya kepada 3 Desa, yang seharusnya hanya diberikan kepada 2 Desa sesuai dengan HGU dan IUP bahwa PT PWS hanya berada di Desa Muara Merang dan Desa Mangsang.
Kepada awak media, kuasa hukum mengungkap bahwa Perwakilan warga kedua desa telah bertemu dan menyampaikan aspirasi serta dokumen terkait kepada staff kantor Sekretariat Wapres RI yang bersedia menemui mereka dan dijadikan akan ditindak lanjuti dalam waktu dua pekan.
“Kami diperkenankan bertemu dengan staff kantor Wapres, dokumen sudah diserahkan dan nanti akan dikabari secepatnya, dalam dua minggu terhitung hari kerja” harapnya
Sementara itu, Jumeri mewakili warga kedua desa juga berharap dalam 2 pekan mendatang segera ada atensi kongkrit dari mas Wapres sehingga kompensasi plasma 20.% yang menjadi gak warga 2 desa segera diberikan oleh PT PWS.
“Kehadiran kami disini mewakili masyarakat Muara Merang datang ke Sekretariat Wapres RI untuk menyampaikan keluhan dari warga kami, mengenai dana Plasma min. 20 % yang menjadi kewajiban dari PT. PWS. Kami mendapatkan atensi positif dari pihak Sekretariat Wapres RI dan dalam waktu dua minggu kedepan dijanjikan akan mendapatkan jawaban dari pihak pemerintah pusat dalam mendukung aspirasi kami, ” ujar ketua Forum warga Desa Muara Merang, kepada awak media.
Perwakilan warga juga berharap kedatangan mereka di sekretariat wakil presiden ini mendapat atensi lebih dari pemerintah pusat guna penyelesaian masalah ditengah masyarakat
“Kami berharap dengan kedatangan kami ke Wapres RI, bisa segera mendapatkan atensi dan menjawab aspirasi warga 2 Desa yang sedang menuntut hak mereka. Sudah terlalu lama dan berlarut-larut masalah ini belum terselesaikan. Semoga dalam beberapa waktu kedepan, kita sudah mendapatkan jawaban atas Surat Permohonan Dukungan dari penyelesaian kasus kami dan mendapatkan atensi langsung dari Wapres RI bisa segera menindaklanjuti aspirasi dari warga 2 Desa, yaitu Muara Merang dan Mangsang, ” harap Rudy Imanuel Saragih, S.H., M.H., M.Kn
Kuasa hukum warga juga menjelaskan bahwa kedatangan  forum warga langsung ke kantor sekretariat wakil presiden hari ini sebagai bentuk kesungguhan dan itikad baik warga untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. (Adm/dhea)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *