1
1
Jakarta, Detik65.com – PT Ace Oldfields Tbk mencatat laba bersih tahun 2025 sebesar Rp.10,5 Miliar menurun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp.11,3 Miliar. Penurunan ini dikarenakan adanya biaya pemasaran yang naik akibat pengembangan marketing. Sementara untuk penjualan tahun 2025 mencapai sebesar Rp.187 Miliar meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp.184,7 Miliar. Hal tersebut dipaparkan dalam publik expose di Jakarta, Kamis (7/5/2026).
Untuk tahun 2026, perseroan memiliki strategi usaha diantaranya memperluas dan meningkatkan penyebaran produk perseroan, berkolaborasi dengan para pabrik, meningkatkan pemasaran digital, melakukan program marketing undian, meningkatkan brand awarness produk perseroan melalui sosial media, menjaga loyalitas customer dengan program-program yang menarik dan berkesinambungan.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan aksi korporasi saham berupa pemecahan saham (stock split), penggabungan saham (reverse stock), saham bonus, dan lainnya.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak pernah dikenakan sanksi yang dapat berpengaruh terhadap aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek tempat Perseroan mencatatkan saham dan memperdagangkan saham, baik penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting). Dengan demikian, tidak terdapat informasi terkait dampak dari penghentian sementara perdagangan saham (suspension) dan/atau pembatalan pencatatan saham (delisting), yang dapat disajikan dalam Laporan Tahunan ini.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak memiliki obligasi, sukuk, atau obligasi konversi yang beredar (outstanding). Dengan demikian, tidak terdapat informasi mengenai obligasi/sukuk/obligasi konversi yang beredar (outstanding) pada laporan tahunan ini.
Perseroan melakukan proses renovasi gedung produksi dalam 2 (dua) tahapan, yaitu tahap pertama sejak Januari 2025 yang diperkirakan selesai di awal tahun 2026, sedangkan tahap kedua dilanjutkan kembali di awal tahun 2026 hingga awal tahun 2027. Adapun renovasi gedung bertujuan untuk menambah jumlah produksi yang diharapkan akan dapat meningkatkan omset Perseroan.