Popular Posts

HUT ke-41 SIMA Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya, Yuniko Husien Tekankan Semangat Berkarya dalam Kebajikan

DETIK65.COM, JAKARTA — Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 SIMA sekaligus merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan rangkaian kegiatan keagamaan, seni, olahraga, edukasi, hingga aksi sosial.

Puncak perayaan digelar di Jakarta, Minggu (30/8/2026), dan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Sejumlah agenda menjadi bagian dari kegiatan tersebut, mulai dari pemotongan tumpeng dan kue ulang tahun, pengumuman pemenang perlombaan, peluncuran buku sejarah vihara, hingga album perdana lagu Buddhis.

Ketua Dayakasabha Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya, Yuniko Husien, mengatakan peringatan tahun ini mengangkat tema “Berkarya dalam Kebajikan”. Tema tersebut menjadi refleksi perjalanan Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya sekaligus semangat untuk terus memberikan kontribusi positif bagi umat dan masyarakat.

“Sejak berdiri pada tahun 1985, vihara ini terus berkembang dari yang semula sepi hingga kini penuh dengan berbagai kegiatan. Sebagai induk Theravada, kami berharap vihara ini semakin kokoh, bertumbuh, dan menjadi teladan bagi perkembangan agama Buddha di Indonesia,” ujar Yuniko Husien.

Menurut Yuniko, perjalanan selama 41 tahun tidak hanya menjadi catatan mengenai perkembangan fisik vihara, tetapi juga perjalanan pembinaan umat dan penguatan tradisi Theravada di Indonesia.

Rangkaian HUT telah berlangsung selama sekitar satu bulan. Setiap akhir pekan, Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya menggelar 11 jenis perlombaan yang melibatkan peserta dari berbagai vihara, cetiya, sekolah, hingga perguruan tinggi se-Jabodetabek.

Beragam kategori perlombaan disiapkan, mulai dari kegiatan keagamaan seperti membaca Paritta dan Dhammapada hingga olahraga, antara lain bulutangkis, catur, dan tenis meja.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan serta membangun semangat kebersamaan di antara umat Buddha dari berbagai wilayah.

Luncurkan Buku Sejarah dan Album Lagu Buddhis

Pada puncak perayaan, Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya juga meluncurkan buku berjudul “Berjalan Dalam Dhamma: 40 Tahun Perjalanan Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya”.

Buku tersebut mendokumentasikan perjalanan vihara selama empat dekade, termasuk perkembangan kegiatan spiritual dan pelayanan kepada umat.

Selain buku sejarah, Dayakasabha Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya turut memperkenalkan album perdana yang berisi tujuh lagu Buddhis.

Album tersebut telah dapat dinikmati melalui berbagai platform musik dan media digital, seperti Spotify, Apple Music, YouTube Music, Instagram, dan TikTok.

Peluncuran karya tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan media kreatif dan digital dalam memperkenalkan nilai serta seni Buddhis kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Pembimas Buddha Kemenag DKI Jakarta Dorong Peran Generasi Muda

Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Suliarna, S.Ag., M.Pd., yang turut hadir memberikan sambutan, menekankan pentingnya inovasi dalam menjaga keberlangsungan ajaran dan tradisi Buddhis.

Suliarna menilai generasi muda memiliki peran strategis dalam meneruskan keberadaan vihara sekaligus menjaga keberlanjutan ajaran Buddha.

“Di pundak generasi mudalah kelestarian vihara dan ajaran ini akan dilanjutkan di masa depan. Pengurus vihara harus terus berinovasi menciptakan kegiatan yang menarik dan mendidik, seperti seni pertunjukan atau sendratari riwayat hidup Buddha,” tutur Suliarna.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara Kementerian Agama dan pengurus Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya dalam mendukung rangkaian kegiatan HUT ke-41 SIMA.

Dukungan tersebut antara lain terlihat dalam pemberian piagam penghargaan bagi para pemenang perlombaan yang digelar selama rangkaian perayaan.

Semangat Kemerdekaan Diterjemahkan dalam Aksi Sosial

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI turut dimanfaatkan untuk mengajak umat Buddha memperkuat kepedulian terhadap sesama.

Suliarna mengatakan nilai-nilai Pancasila dan Dhamma seharusnya tidak hanya dipahami secara konseptual, tetapi juga diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya melalui kegiatan donor darah serta penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu korban bencana gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari semangat “Berkarya dalam Kebajikan” yang diusung dalam peringatan HUT ke-41 SIMA.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya berupaya menjadikan momentum ulang tahun bukan sekadar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat kehidupan keagamaan, kebersamaan, pelestarian budaya, serta kepedulian sosial.

Acara puncak turut dihadiri Penyelenggara Bimas Buddha Kota Jakarta Utara, Mugiyanto, bersama tokoh dan perwakilan Keluarga Besar Theravada Indonesia, di antaranya Magabudhi, Wandani, Patria, dan Atasilani.

Hadir pula para donatur serta ratusan umat Buddha dari berbagai wilayah Jabodetabek yang ikut memeriahkan puncak peringatan HUT ke-41 SIMA Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *